Rabu, 28 Juli 2010
Menawar Pinta
Aku Cemburu
Aku cemburu pada ombak yang tak pernah dituntut pertanyaan kapan akan bergulung datang atau pergi…
Aku cemburu pada rinai hujan yang selalu menetes ke bawah tanpa ada yang bertanya mengapa ia menitik…
Aku cemburu pada angin yang acak berhembus tanpa ada yang bertanya arahnya…
Aku cemburu pada matahari yang bebas memancarkan teriknya…
Aku cemburu pada balok es yang boleh memilih untuk dingin membeku…
Aku cemburu pada yang tak pernah merasa cemburu…
Aku cemburu pada yang bebas memuntahkan kecemburuan…
Aku cemburu pada siapa saja yang tahu makna mencemburui…karena mungkin mereka tahu bagaimana untuk berhenti cemburu…
Haruskah aku cemburu pada yang telah berhenti…
Yang entah berhenti cemburu karena menahan nafas…
Atau pada yang berhenti bernafas karena menahan cemburu…
Sungguh cemburu pada aku yang dulu…yang pernah mati rasa…hingga mati asa…
Ste Ayesha
LarInda-28 juli 2010
