Seperti tak satu lagu mampu menandingi merdu irama kala kau bertutur..
serupa tak satu tetabuhan sanggup membuat riaku terlonjak layaknya gelak tawamu..
kiranya tak sedikitpun bising mampu mengalahkan riuh derapmu yang membuat telingaku meruncing..
kupandang awan, lambat laun bentuknya serupa rautmu..
kusesap kopi di awal pagi, serta-merta senyummu ada dalam tiap reklame..
apa yang diperbuatnya pada telingaku, sehingga kuingin mendengarkan lebih..
ada yang salah dengan mataku, karena dapat mengenali bayanganmu bahkan sebelum kau sempat berucap..
-Des 11-