seandainya ku tak perlu berdarah..
semisal boleh tak berpeluh..
mungkin tak lagi aku kerap tergugu..
siapa rupanya peramu rasa?
mengapa disuguhkannya padaku..
aku benci ASA yang terangkai atas RASA..
seakan tiap cabang kehidupan akan membuatku merona alih-alih merana..
-27 Oktober 2010-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar