kala semesta mengangsurkan topeng,
kukenakannya demi mencipta gempita yang menggegap..
riuh pendar pengharapan menanti kupenuhi,
namun tak kunjung tiba denyar kepuasan..
pikirku, titah adalah hidup..
hingga kabutku tersingkap..
tarianmu menyita pandangku..
namun kusembunyikan binarnya, karena aku berjelaga..
mengapa kau seka aku?
harusnya tak ku campakkan cadarku..
sangka ku, kau berbeda
tak mengharap aku berlakon..
kapan usai pentas ini.
-30 Oktober 2010-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar