Selasa, 02 November 2010

Tercengang Kala Tercekat

Tak pernah ku pinta kan hujan walau butuh air..
tak ku panggil Mentari meski ingin kehangatan..

kapan pula ku mengemis kasih, meski jiwa haus disirami..
aku pun tidak memohonkan nama, biarpun batin mencita disalut..

kenapa pula lupa pada aku yang kemarin? barangkali sakit aku?
menghiba hadirmu seperti merapal mantera aku..
dahaga akan senyummu menjadi rintihanku..
gelak tawa menyahut candamu menjadi canduku..
bersetatap denganmu bagai kutukan rindu..

dengan jelas kuingat..tak ku pinta barang satu..
namun mengapa melepasnya ku tak mampu?
terus ku cari..aku masih ingin lagi..

baru kali ini kubertelut lantas melipat tangan demi meminta satu.."kamu"

-4 Agustus 2010- (mengemis dari pengemis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar